Langsung ke konten utama

5 Tips Belajar Asyik ala Studyvlog, Studygram , dan StudyTok

Indah Primad | Juli 2023 | Bacaan 4 menit


Lagi bingung gaya belajar apa yang paling pas untukmu? 
Tenang, disini akan kita kupas tuntas tips belajar asyik yang bisa kamu terapkan saat belajar nanti. Kita akan temukan tipsnya dari konten-konten influencer edukasi. Sebelum itu, kita kenalan dulu dengan istilah studyvlog, studygram, dan studytok.
    
Studyvlog adalah istilah untuk para influencer dan content creator edukatif, terutama konten vlog (video-blog). Contohnya konten Study With Me, menyajikan konten Live/ rekaman belajar sebagai teman belajar kamu. Mereka menyajikan konten keseharian belajar dan tips edukatif.

Studygram adalah kreator edukasi yang lebih spesifik untuk pengguna Instagram. Tentunya konten yang lebih simpel menyesuaikan fitur-fitur di Instagram. Tapi istilah ini juga digunakan di platform media sosial lainnya.

Studytok, seperti studygram, namun istilah ini digunakan kreator yang ada di TikTok. Mungkin kata StudyTok belum cukup familiar. Tapi melihat trend penggunaan TikTok yang semakin masif, istilah StudyTok akan ikut populer.

Konten-konten edukatif ala Studyvlog, Studygram, StudyTok identik dengan konten estetik yang memanjakan mata, musik lo-fi, dan atribut edukasi yang bisa bikin kita termotivasi. Nah, terinspirasi dari para influencer edukasi, berikut 5 tips belajar buat kamu.

1. Bangun niat untuk biasakan belajar


Hal pertama yang penting kamu ketahui sebelum belajar adalah membangun niat. Udah tahu niat belajar kamu?
Kalau belum yakin, coba jawab pertanyaan ini buat bantu kamu menemukan niat belajar. 

 Kenapa belajar hal '(bidang yang kamu ingin pelajari)' penting? 

Dan apa manfaatnya setelah kamu belajar nanti? 

Sekarang simpulkan, 
Kenapa kamu belajar hal itu?

Tips! Tuliskan niat belajar kamu. Kemudian, memajangnya di tempat yang akan kamu sering lihat, misal di dinding dekat meja belajar. Pengalamanku, menjadikannya walpaper smartphone bisa jadi reminder untuk ga lama-lama scroll media sosial ðŸ˜‚.

2. Mengatur waktu dan journaling setiap hari

Membuat to do list dan menentukan jadwal akan membantu otak kita lebih fokus dalam belajar. Teknik mengatur waktu yang bisa kamu gunakan, misal teknik pomodoro. Teknik ini mengajarkan kita untuk menghargai waktu fokus dan jeda.
Ada salah satu rekomendasi teknik mengatur waktu saat belajar, namanya pomodoro. Saat kamu belajar, kamu bisa membagi waktu 20 menit fokus dan 5 menit jeda. 

Kemudian journaling, yaitu menulis catatan harian dengan berbagai konten yang bisa kamu pilih. Pilihan kontennya seperti gratitude list, signature strength activity, to do list, kebaikan hari ini, distraksi kamu, dan lainnya. Bebaskan jiwa-jiwa kreativitas kawan. Teknik journaling juga baik untuk terapi kesehatan mental, menurunkan tingkat stres, dan tentunya menjaga motivasi belajar kamu.

3. Mencatat materi dengan estetik

Yang paling seru dari konten studyvlogger dan studygram adalah membuat catatan-catatan estetik. Mereka memadukan teknik journaling, bullet, dan typography yang memanjakan mata. Jadi baca catatannya pasti betah ya gak? 

Kamu juga bisa gunakan gaya catatanmu yang unik. Misal doodle art, grafiti, atau seni lettering yang bisa menjadi pengalaman baru untukmu saat belajar. 

Ini juga tips jitu untuk gaya belajar visual dan kinestetik. Bagi para visual yang lebih mudah menangkap informasi dari indera penglihatan, tentunya akan puas belajar dari catatan yang estetik. Sedangkan untuk kamu yang kinestetik, saat proses membuat catatan otakmu aktif menerima informasi dari gerakan tangan saat menulis, sehingga kamu akan lebih mudah paham.

4. Menata meja belajar

Nah menariknya belajar di meja yang tertata akan meningkatkan konsentrasi waktu belajar. Terutama kamu si visual yang suka melihat kerapihan dan terganggu dengan lingkungan yang berantakan.

Kunci untuk tetap fokus dan nyaman saat belajar, bisa juga kamu dapatkan dengan mengatur zona belajar. Kamu bisa memilih area spesial untuk belajar, walaupun di kamarmu sendiri. 

Jangan belajar di atas kasur ya, kenapa? Sesuai dengan penelitian psikologi, otak akan beraktivitas pada zona-zona tertentu berdasarkan fungsinya. Misal di tempat tidur, otak kita akan beraktivitas seperti fungsi tempat tidur tersebut, tingkat fokus akan menurun dan kita jadi mudah lelah. Kalau kita belajar di kasur, otak kita akan sulit menyerap informasi dan sulit fokus karena memang bukan zona belajar. Dan akhirnya malah ketiduran. Karena itu pilihlah zona belajar kamu yang terpisah dari kasur.

5. Suasana belajar yang mandiri

Belajar sendirian di tempat yang tenang bisa jadi pilihan gaya belajar kamu. Terutama untuk kamu yang butuh tingkat fokus yang tinggi. 

Nah, ini sesuai dengan rekomendasi gaya belajar untuk para auditori, kenapa? karena tim auditori memiliki kepekaan menyerap informasi dari indera pendengaran. Jadi lebih sensitif dengan suara bising di keramaian.

. . .

Itu dia 5 tips belajar dari para influencer edukasi. Komen di bawah tips yang akan kamu segera gunakan, kalau ada tips versi kamu komen juga ya. Share juga untuk berbagi manfaat ke teman-teman kamu.

Sampai jumpa di tips selanjutnya!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Review Buku] Pengalaman Baca Buku Funiculi Funicula

Masa lalu dan masa depan, dua waktu yang sudah terlalu jauh untuk dijangkau. Masa lalu yang sudah dilewati kadang menyisakan penyesalan, dan masa depan yang masih misteri menantang diri membuat penasaran. Jika kau diberi kesempatan memilih kembali ke masa lalu atau melihat masa depan, apa yang akan kau pilih? Tapi sayangnya apa pun yang kau pilih tidak akan mengubah apa pun, kejadian yang terjadi, atau orang yang kau temui, bahkan mencegah kematian sekalipun. Dan dengan resiko terjebak selamanya di ruang waktu, apakah kau masih mau untuk melakukan perjalanan waktu? Sinopsis di atas adalah milik buku 'B efore the Coffee Gets Cold: Funiculi Funicula', salah satu dari trilogi karya Toshikazu kawaguchi yang pertama rilis di Jepang pada 2015. Buku ini diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh Dania Sakti, dan diterbitkan Gramedia. Saya membaca cetakan ke-21, desain sampul karya Orkha Creative.  Cover depan Funiculi Funicula cetakan ke-21  Pertemuan dengan Funiculi Funicula Tahun

Stop! Saatnya Menjadi Lebih Kuat

Indah Primad | Cerita evaluasi tengah tahun 2023 Menjelang 2022 berakhir, saya masih ingat sebuah obrolan hangat dengan seorang guru. Beliau adalah pebisnis yang suka berbagi tips dunia wirausaha dan dipadukan dengan ayat-ayat Al-Qur’an. Beliau bercerita menjadi dewasa yang sebenarnya, menjadi kuat dan dapat dipercaya. Ternyata sudah lebih dulu diceritakan dalam kisah Nabi Musa as saat dipertemukan dengan Nabi Syu’aib, kemudian perkataan Nabi Yusuf as kepada raja Mesir. Kita mulai dari kisah Nabi Musa as.  Waktu itu Nabi Musa as berhenti di dekat sebuah sumur. Dilihatnya dua orang perempuan muda penggembala sedang mengantri untuk mengambil air. Tapi ada yang tidak beres, perempuan muda itu hanya menunggu antrian karena didepannya para pria lebih dulu memberi ternak-ternaknya air minum. Nabi Musa menawarkan diri untuk membantu mengambil air. Kedua perempuan ini ternyata adalah putri Nabi Syu’aib yang kemudian merekomendasikan Nabi Musa untuk bekerja dengan mereka. “Wahai ayahku! Jadikan