Masih Bertahan

Sebuah puisi 
dua orang berlawanan arah mendorong batu ke puncak bukit


Kembali remuk helaian tanpa arti
Masih bertahan

Bukan mengalah pada tetes air mata
Sudah cukup lama derita bersandar
Masih bertahan

Kadang hilang rasa percaya
Namun tolong kembalikan untuk kuceritakan
Tubuh lelah pada rasa nyaman
Saatnya berguling dengan perjuangan
Setiap kisah akan berujung
Roda terus berputar
Masih bertahan

Berdamai dengan ujian
Biar ia bangkit dan jatuh
Namun ia berani untuk tersenyum
Masih bertahan

Posting Komentar

0 Komentar