Menghadirkan Kelas Dalam Kendali

Sahabat pembaca, di ruang-ruang kelas dengan banyak siswa, belasan hingga puluhan, apa tantangan terbesar buat teman-teman? 

Materi sudah disiapkan, presentasi sudah menarik dan dinamis, bahkan ada kegiatan hands-on interaktif, namun semua itu tidak akan mendidik tanpa kita kenal dengan managemen kelas.

Saya akan membagikan catatan penting hasil membedah buku 'Classroom Management' karya Sigit Setiawan. Tulisan ini diperuntukan untuk teman-teman pendidik yang sedang mencari referensi cara mengajar efektif di ruang kelas. 



Kenalan dengan Classroom Management

Di bagian pendahuluan kita diperkenalkan tentang pentingnya menerapkan pembelajaran yang efektif. Suatu pembelajaran dapat dikatakan efektif saat siswa sungguh-sungguh belajar dan mencapai pengetahuan atau keterampilan yang diharapkan. Namun, realita di kelas lebih rumit, kadang kegiatan belajar di kelas penuh tantangan dan tidak berjalan efektif.

Penulis memaparkan proses pembelajaran sebagai proses panjang yang perlu diperhatikan. Penulis memberi contoh dengan pengalamannya. Mulai dari menyusun materi, metode pengajaran, memahami kepribadian siswa, hingga mengevaluasi hasil kerja siswa. Hal ini sejalan dengan gambaran yang diberikan Robert Gagne, pakar pendidikan Amerika, yang merumuskan sembilan langkah pembelajaran di kelas untuk menciptakan kelas yang efektif. 

Download diagram versi pdf disini. Silakan digunakan kembali, saling menghargai dengan mencantumkan sumber.

Classroom management melingkupi beberapa komponen, seperti kedisiplinan siswa, interaksi sosial, penataan waktu yang efektif, dan pengelolaan materi demi terwujudnya capaian pembelajaran. Seiring berjalannya waktu, konsep kelas efektif berubah, dari yang awalnya adalah kelas diam dengan pusat perhatiannya adalah guru, menjadi kelas yang dipenuhi interaksi positif antara guru dan siswa, pun sebaliknya. 

Prinsip Berlian: 4R Classroom Management

Penulis merumuskan poin penting dari buku ini menjadi empat bagian yang berbentuk berlian, beliau menyebutnya prinsip berlian. Empat bagian tersebut ada:

1. Rules and Procedures - Peraturan dan Prosedur

2. Routines - Pembiasaan

3. Reinforcement - Penguatan

4. Relationship - Pengenalan Pribadi

Ini diagram yang menggambarkan prinsip berlian 4R.

Prinsip Berlian di dalam buku Classroom Management - Sigit Setiawan

Menariknya inspirasi prinsip berlian mengambil cerita salah satu brand kendaraan Jepang. Ternyata prinsip ini sudah ditelaah dari berbagai sudut pandang, seperti bisnis dan ekonomi, pedagogi, hingga prinsip berlian secara matematika dan teknis. 

Berlian sebagai batu mulia yang memiliki nilai jual yang tinggi dianalagikan sebagai nilai seorang siswa. Nilai berlian yang berharga menjadi inspirasi dalam mendidik siswa. Siswa adalah manusia yang berharga dan calon pemimpin di masa depan. Ibarat berlian yang diproses dengan waktu yang lama dan tekanan yang tinggi, begitu pula interpretasi pendidikan menempa para siswa.

Rekomendasi 

Penulis menjelaskan pada bagian awal buku tentang tujuan ditulisnya buku ini, yaitu petunjuk praktik classroom management. Buku 'Classroom Management' yang ditulis Sigit Setyawan bukan buku yang memaparkan teori dan riset panjang tentang classroom management. Buku ini lebih praktis dengan contoh-contoh dan penjelasan praktis, sehingga buku ini termasuk buku yang mudah dipahami bagi guru pemula. Buku ini bagus untuk kamu yang ingin berkenalan dengan classroom management, mahasiswa, maupun praktisi yang ingin meningkatkan kualitas pembelajaran di kelasnya. 








Komentar

Postingan Populer