Self Acceptance ~ edisi ngobrol santai dengan diri sendiri

Assalamu'alaikum :)

Hai reader 

Self acceptance - menerima diri, seri dialog diri
Self acceptance
Aku harap kamu yang baca artikel ini dimana pun dan kapan pun selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin...

Saat pertama kali mendengar self acceptance, apa hal yang terlintas di benak kamu?

Kalau aku adalah gimana caranya menerima diriku yang saat ini masih biasa-biasa aja.

 Ngebingungin kadang, karena terlalu banyak ekspektasi yang aku buat di masa lalu. Aku jadi makin insecure karena memang aku belum bisa menerima keadaan diriku,

Beberapa waktu terakhir aku mengenal konsep self acceptance dari pakarnya*.  Kalau ditilik lagi kedalam diri, self acceptance adalah pengakuan dan penerimaan dengan rasa syukur kepada pencipta dan terima kasih pada diri sendiri. 

Ternyata dalam juga makna self acceptance. Ada banyak metode psikologis yang bisa diikutin, tapi yang terpenting adalah menjenguk diri sendiri...


Dialog Diri 

Aku menggunakan kalimat dibawah ini untuk bertanya ke diri sendiri, silahkan gunakan versi kamu, dan senyaman kamu. Beri jeda untuk setiap kalimatnya dan atur napas kamu, santai aja ya. Kalau mau gunain backsound, rekomendasinya Kiss the Rain dari Yiruma. Kita mulai ya.

" Halo diriku...

Gimana kabarnya? Lagi baik atau bingung?

Yuk tarik napas sejenak... dan hadir saat ini, 

Mungkin ini waktunya berfikir gimana solusinya. 


Insya Allah, semoga Allah tunjukan jalan. 

Ga apa kalau belum bisa, 

ga apa-apa kok bingung,

karena kamu manusia, kita boleh mengakui kelemahan kita, boleh galau, tapi jangan lama-lama hehe.


Hai diriku, saat ini aku akan terima diriku, kurangku, dan masa laluku. 

Aku akan berkembang oleh hadirnya masalahku, oleh selesainya satu persatu. 


Pelan-pelan, semua masalah akan diselesaikan dengan cara yang telah digariskan.

Pelan-pelan ujian ini akan bikin aku tambah kuat.

(tarik napas dan hembuskan perlahan)

Terima kasih diriku, sudah berjuang sejauh ini. 

It's Okay to not be Okay ;)


Aku bersyukur kepada Allah yang selalu ada untuk hamba-Nya.

Ga apa-apa semua dunia membalikan badan membelakangi, menganggap remeh. 

Tapi Allah ga pernah ninggalin hamba-Nya... Percaya ya! "

...

Gimana habis ngobrol sama dirimu? Semoga jadi lebih mengenal dan menerima diri sendiri. Lebih tenang kah? Semoga iya :)

Menerima diri bukan berarti menerima apa adanya dan tidak mau berkembang. Sebaliknya, menerima diri artinya menerima kekurangan dan mengembangkan potensi. Menuju versi terbaik dari diri sendiri. 


*Referensi:

Aku terinspirasi dari vlog analisa channel tentang self love, nontonnya aja bikin angguk-angguk. Juga ada obrolan yang jauh lebih dalam maknanya untuk menuliskan tulisan ini, beberapa waktu lalu aku dapat kesempatan berbincang secara online bareng psikolog, Bu Dina dari Humanpro Development. Beliau mengajarkan tentang self acceptance dengan cara yang sederhana. Terima kasih untuk 2 narasumber ini yang sudah mencerahkan pikiranku untuk melihat diriku dari sisi yang baru.


Silahkan yang mau komentar dan diskusi santai bisa hubungi aku lewat email yang ada di kontak,atau dm di instagram @ipdesi.

Sampai jumpa lagi, selama Allah mengizinkan.


Posting Komentar

0 Komentar